SuaraFakta.com – Selebriti media sosial atau selebgram, Hanum Mega, saat ini tengah berada di bawah sorotan publik akibat tuduhan melakukan tindakan yang merugikan terhadap para reseller dari produk perawatan kulit yang ia pasarkan.
Kontroversi ini mulai menyebar luas setelah timbul spekulasi bahwa Hanum Mega menawarkan produknya dengan tarif yang lebih rendah dari harga pasar yang telah disepakati bersama para reseller.
Melalui platform media sosial, khususnya Twitter, banyak netizen yang menyatakan ketidakpuasan mereka. Salah satu akun, @grumpycatti, mengkritik dengan keras, menulis, “Itu duit korban reseller lo yang pada bangkrut gara-gara lo jualan produk dibawah harga rata-rata tapi resellernya gak boleh jual dibawah harga. Jadinya pada beli produknya ke mbanya langsung gara-gara harganya murah dan resellernya jadi dibikin ‘mati’. dzolim banget mbanya.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sampai saat ini, Hanum Mega belum mengeluarkan pernyataan atau klarifikasi mengenai tuduhan tersebut.
Absennya penjelasan dari Hanum menambah ketidakpastian dan kekhawatiran di kalangan pengguna internet yang menantikan tanggapannya. Reseller yang berkolaborasi dengan Hanum merasa dirugikan karena Hanum menjual produknya secara langsung dengan harga yang lebih murah, sehingga pembeli memilih untuk membeli langsung dari Hanum, meninggalkan reseller dengan harga yang lebih tinggi. Tension meningkat di media sosial setelah Hanum mengunggah sebuah video.
Dalam video tersebut, Hanum menampilkan konten ASMR, dimana dia hanya mendengarkan suara membuka amplop uang, dengan tumpukan uang 50 ribuan. Video ini, yang menampilkan Hanum Mega sedang memamerkan uangnya, telah dilihat lebih dari 1,1 juta kali, namun sebagian besar komentar yang diterima adalah negatif.
Akun @grumpycatti juga menyampaikan kecurigaan mereka terhadap asal-usul uang yang dipamerkan oleh Hanum Mega, menuduh bahwa uang tersebut diperoleh melalui praktik yang merugikan resellernya.