suarafakta.com – Perawatan sepeda motor tak bisa lepas dari penggantian oli mesin. Proses mengganti oli mesin pada sepeda motor memiliki peran penting dalam menjaga kinerja mesin tetap optimal.
Saat melakukan penggantian oli mesin sepeda motor, banyak pemilik sepeda motor yang memiliki minat untuk mencoba berbagai merek oli yang beredar di pasaran. Alasan di balik hal ini adalah untuk menemukan jenis oli mesin yang sesuai dan memberikan performa terbaik pada mesin mereka.
Pada era ini, tersedia beragam pilihan oli mesin yang bisa dipilih, mulai dari merek yang direkomendasikan oleh pabrikan motor hingga merek oli aftermarket yang diimpor. Ragam pilihan ini memudahkan konsumen dalam menemukan oli yang sesuai dengan preferensi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, muncul pertanyaan, apakah sering kali mengganti merek oli mesin bisa berdampak buruk pada mesin sepeda motor?
Sebenarnya, mengganti merek oli mesin secara berkala tidak akan memiliki dampak negatif pada mesin, asalkan proses penggantiannya dilakukan dengan benar dan kualitas oli yang digunakan tetap sejalan dengan rekomendasi untuk sepeda motor tersebut.
Ketika melakukan penggantian oli mesin, penting untuk memastikan bahwa oli lama benar-benar telah dikuras dari mesin sebelum oli baru dituangkan. Langkah ini sangat penting karena setiap merek oli memiliki komposisi dan formula yang berbeda. Bila terjadi pencampuran oli dengan komposisi yang berbeda, hal ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mesin.
Resiko terbesar adalah terjadinya pembentukan endapan yang merugikan performa mesin. Oleh karena itu, pastikan oli lama benar-benar diganti dan mesin dalam kondisi bersih sebelum menggunakan oli baru dengan merek yang berbeda.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News