Putin Belum Buka Suara Usai Serangan Massal Teroris di Moskow

Saturday, 23 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Ist)

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Ist)

SuaraFakta.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, masih bungkam setelah tragedi serangan teroris yang menewaskan lebih dari 60 orang di Crocus City Hall, Moskow, pada Jumat (22/3/2204) malam waktu setempat.

Namun, Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin, menyampaikan bahwa Putin telah diberi informasi mengenai insiden tersebut beberapa menit setelah kejadian itu.

“Presiden senantiasa diberikan informasi relevan tentang apa yang terjadi dan langkah-langkah yang diambil,” kata Peskov, dikutip dari Kantor Berita TASS, Sabtu (22/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga menegaskan bahwa Putin telah diberitahu sejak awal setelah serangan terjadi, dengan detail tentang kronologi peristiwa mematikan di sekitar Moskow. “Presiden telah memberikan instruksi yang diperlukan,” tambahnya.

Di sisi lain, Deputi Perdana Menteri Rusia, Tatyana Golikova, mengungkapkan bahwa Putin berharap agar korban luka dari serangan itu segera pulih. Dia juga memuji upaya para tenaga medis yang menangani korban.

“Kami bersama dengan [Menteri Kesehatan Rusia] Mikhail A. [Murashko] melaporkan ke presiden terkait dengan kondisi kesehatan para pasien, presiden berharap agar para pasien lekas pulih dan memuji para dokter-dokter yang bertugas,” kata Golikova kepada wartawan, dilansir dari TASS.

Untuk diketahui, serangan teroris terjadi di Crocus City Hall, yang terletak di kota Krasnogorsk dekat Moskow, pada Jumat (22/3/2024) malam. Sejumlah pria bersenjata yang belum teridentifikasi melepaskan tembakan di dalam gedung konser tersebut. Ledakan juga mengguncang gedung, memicu kebakaran.

Saat ini, operasi khusus Rusia sedang berlangsung untuk mencari pelaku. Seiring dengan itu, Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin, memutuskan untuk membatalkan berbagai acara publik selama dua hari ke depan. Langkah serupa juga diikuti oleh beberapa daerah lain di Rusia.

Dapatkan Berita Terbaru setiap harinya dengan follow kami di WA Channel.

Berita Terkait

Israel Lakukan Serangan Balik ke Iran di Kota Ghahjaworstan
Bayi Berusia 2 Hari Meninggal Setelah Dipijat Neneknya
Viral! Turis Indonesia Merusak Bunga Sakura di Jepang
Kronologi Danramil Aradide Papua Tewas Ditembak OPM
Driver Ojol Tak Peroleh THR, Serikat Pekerja: Tidak Menghargai Martabat
Bobon Santoso Tantang BEM UI KKN di Papua, Siap Berikan Gaji YouTube Seumur Hidup
Biodata Profil Yolanda Assyar, Mahasiswa Universitas Suryakencana yang Jadi Pelakor Viral di Media Sosial
Sandra Dewi Penuhi Panggilan Kejaksaan Agung sebagai Saksi Kasus Korupsi Harvey Moeis

Berita Terkait

Friday, 19 April 2024 - 05:39 WIB

Bayi Berusia 2 Hari Meninggal Setelah Dipijat Neneknya

Monday, 15 April 2024 - 04:19 WIB

Viral! Turis Indonesia Merusak Bunga Sakura di Jepang

Saturday, 13 April 2024 - 03:14 WIB

Kronologi Danramil Aradide Papua Tewas Ditembak OPM

Saturday, 6 April 2024 - 10:37 WIB

Driver Ojol Tak Peroleh THR, Serikat Pekerja: Tidak Menghargai Martabat

Friday, 5 April 2024 - 04:05 WIB

Bobon Santoso Tantang BEM UI KKN di Papua, Siap Berikan Gaji YouTube Seumur Hidup

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB