Puluhan Siswa SD di Sukabumi Alami Keracunan Diduga Makan Jajanan

Tuesday, 27 February 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Ist)

Ilustrasi. (Ist)

SuaraFakta.com – Sebanyak 25 murid dari SDN Nangewer dan 3 murid dari MI Nangewer di Jalan Mayor Mahmud, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi camilan stik latiao pedas yang dijual oleh pedagang keliling yang biasanya berjualan di sekitar sekolah tersebut.

Murid-murid tersebut, setelah mencicipi camilan yang sedang viral di media sosial, mengalami gejala mual, pusing, dan muntah-muntah. Pada hari Senin (26/2), sebanyak 28 murid tersebut telah dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan.

Kepala Sekolah SD Negeri Nangewer, Apendi, mengkonfirmasi bahwa insiden keracunan makanan terjadi pada murid-murid SD di sekolahnya. Peristiwa ini terjadi sebelum jam masuk sekolah, ketika para murid membeli camilan di gerbang sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Reaksinya terjadi saat upacara. Anak-anak sakit, dan kurang lebih 23 siswa dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Sekarang mereka sudah dikembalikan kepada orang tua dan telah diobati,” jelas Apendi kepada MNC Portal Indonesia.

Menurut penjelasan tambahan dari Apendi, kejadian ini dimulai setelah para murid mengonsumsi camilan stik latiao pedas merek Daya. Mereka mengalami gejala seperti pusing, mual, muntah, dan kesulitan bernapas.

Kapolsek Sukabumi, AKP Ujang Taan, juga membenarkan kejadian tersebut. Dia menyatakan bahwa sekitar pukul 09.00 WIB, pihaknya menerima laporan dari warga mengenai puluhan murid yang diduga mengalami keracunan setelah memakan jajanan makanan ringan.

“Puluhan siswa tersebut mengalami gejala mual, pusing, dan sebagian ada yang muntah. Namun, tidak ada yang sampai pingsan,” ungkap Ujang Taan.

Berita Terkait

Menkominfo Ungkap Asal Muasal Judi Online Ada di Indonesia Hingga Marak Seperti Sekarang
Eks Casis Bintara AL Dikira Keluarga Sedang Tugas, Ternyata Diduga Dibunuh Setahun Lalu
Cianjur Masuk Daerah Jakarta di UU DKJ, Jadi Jabodetabekjur?
Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Hingga Tutupi Akses Tol
TNI Sebut Korban Penganiayaan adalah Anggota KKB
Mudik Gratis Polri 2024 Dibuka: Cara Daftar, Rute dan Syarat Cek Disini
Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia lewat Aplikasi Pintar BI
Mudik Gratis Pegadaian 2024: Cara Mendaftar, Syarat dan Rute Lengkap

Berita Terkait

Tuesday, 9 April 2024 - 07:55 WIB

Menkominfo Ungkap Asal Muasal Judi Online Ada di Indonesia Hingga Marak Seperti Sekarang

Saturday, 30 March 2024 - 08:10 WIB

Eks Casis Bintara AL Dikira Keluarga Sedang Tugas, Ternyata Diduga Dibunuh Setahun Lalu

Saturday, 30 March 2024 - 03:22 WIB

Cianjur Masuk Daerah Jakarta di UU DKJ, Jadi Jabodetabekjur?

Wednesday, 27 March 2024 - 03:23 WIB

Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Hingga Tutupi Akses Tol

Sunday, 24 March 2024 - 13:15 WIB

TNI Sebut Korban Penganiayaan adalah Anggota KKB

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB