SuaraFakta.com – Sebuah tragedi menggetarkan Baltimore, Maryland, ketika Jembatan Francis Scott Key ambruk diseruduk oleh kapal kargo pada Selasa pagi pukul 01.30 waktu setempat. Peristiwa itu diduga menelan korban jiwa, dengan 20 orang dilaporkan tenggelam di sungai bersama beberapa kendaraan.
Kapal kargo bernama Dali berbendera Singapura, berukuran 948 kaki, menabrak Jembatan Baltimore ketika dalam perjalanan ke Sri Lanka. Pihak berwenang menyebut kejadian ini sebagai “tragedi yang tak terduga” dan menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda terorisme yang terlibat.
Sejumlah pekerja konstruksi yang sedang bekerja di jembatan dilaporkan hilang akibat kecelakaan tersebut. Menurut Jeffrey Pritzker dari Brawner Builders, perusahaan yang mempekerjakan mereka, kemungkinan besar mereka telah tewas mengingat kedalaman air dan waktu yang telah berlalu sejak kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini, menyebutnya sebagai “kecelakaan yang mengerikan” yang bukan merupakan tindakan yang disengaja. Dia juga memberikan dukungan kepada upaya pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung.
Dalam operasi penyelamatan, dua orang berhasil diselamatkan, namun salah satunya mengalami luka parah dan dalam kondisi kritis.
Menurut Kevin Cartwright, direktur komunikasi pemadam kebakaran Baltimore, situasinya digambarkan sebagai “keadaan darurat yang mengerikan”, sementara pejabat memperkirakan proses pencarian korban akan berlangsung selama beberapa hari.
Pejabat membenarkan bahwa kapal tersebut mengirimkan sinyal mayday sebelum menabrak jembatan, namun tampaknya mengalami kegagalan mesin yang mengakibatkan munculnya kepulan asap hitam tebal. Otoritas transportasi Maryland telah menutup kedua arah jalur di Jembatan Kunci I-695 dan mengalihkan lalu lintas, sementara upaya untuk menstabilkan situasi terus dilakukan.
“Melihat jembatan itu ambruk adalah sesuatu yang tak terbayangkan,” ungkap Wali Kota Baltimore, Brandon M. Scott. Gubernur Maryland, Wes Moore, juga telah menetapkan keadaan darurat di wilayah tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah federal untuk memberikan bantuan yang diperlukan.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa kapal kargo Dali kehilangan tenaga saat menabrak Jembatan Francis Scott Key, menyebabkan sebagian jembatan roboh dan kendaraan terjatuh ke Sungai Patapsco di bawahnya. Meskipun penyebab pasti kecelakaan ini belum dipastikan, otoritas maritim sedang melakukan penyelidikan.
Dibangun pada tahun 1977, Jembatan Francis Scott Key merupakan bagian vital dari infrastruktur transportasi di Baltimore, melintasi Sungai Patapsco. Nama jembatan ini diambil dari penulis lagu kebangsaan Amerika, The Star-Spangled Banner.
Tragedi tabrakan kapal dengan jembatan ini menjadi salah satu kejadian paling menyedihkan dalam sejarah Baltimore, dengan dampaknya yang akan dirasakan dalam jangka panjang terhadap lalu lintas dan masyarakat setempat. Sementara itu, upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan di tengah reruntuhan jembatan yang hancur.