suarafakta.com – Video viral mengenai kondisi masinis KA Brantas tujuan Blitar-Jakarta yang mengalami kebakaran telah menarik perhatian publik. Salah satu video tersebut diunggah oleh akun Instagram undercover.id.
Dalam video singkat tersebut, terlihat masinis dan asisten masinis meninggalkan kereta Brantas yang sedang terbakar. Beredar kabar bahwa sebelum kecelakaan terjadi, masinis tersebut telah melakukan tindakan luar biasa dengan meminta penumpang untuk segera meninggalkan gerbong.
Seorang penumpang KA Brantas menceritakan bahwa masinis dan asisten masinis meminta seluruh penumpang yang berada di gerbong terdepan untuk pindah ke bagian belakang kereta. Sementara itu, masinis dan asisten masinis tetap berada di lokomotif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sikap tenang dan penuh keberanian dari masinis tersebut mendapatkan respons yang sangat positif dari netizen. Akun Instagram @thebarakati menyampaikan, “Tolong pak @erickthohir berikan hadiah berupa rumah, mobil, dan tabungan sebagai penghargaan atas sikap jantan, berani, dan tak takut mati mereka. Mereka seharusnya diangkat menjadi Direktur Utama juga di masa depan.”
Tak hanya itu, akun @dmn.day juga memberikan komentar, “Mereka tampan, pahlawan sejati.”
Komentar juga datang dari akun @monicakrismawaty, yang mengatakan, “Terbukti bahwa proses seleksi dan psikotes bagi masinis KAI sangat ketat, mereka tahu cara menangani situasi darurat tanpa emosi atau menyalahkan orang lain. Mungkin instansi lain bisa mengambil contoh psikotes dari KAI, jangan hanya mengutamakan keuntungan semata padahal mengaku transparan.”
Kecelakaan KA Brantas terjadi pada Selasa, 18 Juli 2023 pukul 19.32 WIB. Insiden ini melibatkan KA 112 (KA Brantas) yang sedang berjalan dari Pasar Senen menuju Blitar dengan sebuah truk tronton di JPL 6 Km 1+523, petak jalan Jerakah-Semarang Poncol.
Akibat kejadian tersebut, lokomotif KA Brantas terbakar, dan dua jalur KA di petak Jerakah-Semarang Poncol saat ini tidak dapat dilalui. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Masinis, asisten masinis, dan penumpang kereta api semuanya selamat. Namun, terjadi kerusakan pada sarana, prasarana, dan penundaan perjalanan KA.
Saat ini, petugas KAI sedang dibantu oleh pihak terkait untuk melakukan evakuasi kereta api dan juga truk yang terperangkap di jembatan dekat perlintasan sebidang.
“Kami ingin mengingatkan kembali bahwa aturan melintas di perlintasan sebidang adalah berhenti di rambu tanda STOP, melihat ke kiri dan ke kanan. Jika sudah yakin aman, barulah dapat melintas. Patuhi rambu lalu lintas yang ada agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan selamat di perlintasan sebidang,” tegas Joni Martinus, Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI, dalam siaran persnya.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News