SuaraFakta.com – Kabar mengenai kemunculan kembali Virus Nipah telah mencuat dan menggemparkan dunia. Kasus terbaru mencatat dua orang yang meninggal akibat terinfeksi Virus Nipah di daerah Kerala, India. Peristiwa ini memicu kekhawatiran global terkait potensi penyebaran virus mematikan ini.
Bukan kali pertama India menghadapi ancaman Virus Nipah. Pada tahun 2018, kasus serupa pernah terjadi di Kerala, India. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun memberikan peringatan serius kepada semua warga Indonesia agar tetap waspada terhadap potensi penularan Virus Nipah.
Virus Nipah termasuk dalam genus Heipavirus dan Paramyxoviridae, yang dapat menyebar melalui hewan dan buah-buahan. Ancaman virus ini menjadi potensi wabah pandemik atau endemik dengan tingkat kematian mencapai 40 hingga 70 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Virus Nipah menyerang saluran pernapasan manusia dan dapat menampakkan gejala atau bahkan tidak menampakkan gejala sama sekali. Gejala yang mungkin timbul antara lain demam, nyeri otot, muntah, pusing, sakit kepala, dan infeksi saluran pernapasan.
Ketidaknyamanan besar yang ditimbulkan adalah belum adanya vaksin yang efektif untuk mencegah penularan Virus Nipah yang mematikan ini. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengimbau agar kita selalu waspada dan mengurangi risiko penyebaran virus ini.
Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Nipah:
- Perbanyak konsumsi air putih.
- Rajin mencuci tangan dengan sabun.
- Cuci bersih buah-buahan dan kupas sebelum dikonsumsi.
- Teliti dalam memilih daging yang akan dikonsumsi.
- Hindari konsumsi daging mentah atau produk makanan mentah lainnya dari hewan yang terinfeksi.
- Hindari mengonsumsi buah jika terdapat tanda gigitan oleh kelelawar atau hewan lainnya.
- Jauhi kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus melalui urin, air liur, darah, atau sekresi pernapasan.
- Gunakan sarung tangan dan pelindung lainnya saat merawat hewan yang sakit.
- Hindari kontak langsung dengan urin atau darah dari orang yang terinfeksi Virus Nipah atau tenaga kesehatan yang merawat mereka.
- Selalu membawa hand sanitizer kemanapun Anda pergi.
- Perbanyak berdoa dan ibadah.
Langkah-langkah di atas merupakan upaya penting untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Nipah. Kebersihan dan kewaspadaan adalah kunci untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan masyarakat.