Ketahui! 11 Cara Mengurangi Resiko Penularan Virus Nipah dengan Mudah

Monday, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraFakta.com – Kabar mengenai kemunculan kembali Virus Nipah telah mencuat dan menggemparkan dunia. Kasus terbaru mencatat dua orang yang meninggal akibat terinfeksi Virus Nipah di daerah Kerala, India. Peristiwa ini memicu kekhawatiran global terkait potensi penyebaran virus mematikan ini.

Bukan kali pertama India menghadapi ancaman Virus Nipah. Pada tahun 2018, kasus serupa pernah terjadi di Kerala, India. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun memberikan peringatan serius kepada semua warga Indonesia agar tetap waspada terhadap potensi penularan Virus Nipah.

Virus Nipah termasuk dalam genus Heipavirus dan Paramyxoviridae, yang dapat menyebar melalui hewan dan buah-buahan. Ancaman virus ini menjadi potensi wabah pandemik atau endemik dengan tingkat kematian mencapai 40 hingga 70 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Virus Nipah menyerang saluran pernapasan manusia dan dapat menampakkan gejala atau bahkan tidak menampakkan gejala sama sekali. Gejala yang mungkin timbul antara lain demam, nyeri otot, muntah, pusing, sakit kepala, dan infeksi saluran pernapasan.

Ketidaknyamanan besar yang ditimbulkan adalah belum adanya vaksin yang efektif untuk mencegah penularan Virus Nipah yang mematikan ini. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengimbau agar kita selalu waspada dan mengurangi risiko penyebaran virus ini.

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Nipah:

  1. Perbanyak konsumsi air putih.
  2. Rajin mencuci tangan dengan sabun.
  3. Cuci bersih buah-buahan dan kupas sebelum dikonsumsi.
  4. Teliti dalam memilih daging yang akan dikonsumsi.
  5. Hindari konsumsi daging mentah atau produk makanan mentah lainnya dari hewan yang terinfeksi.
  6. Hindari mengonsumsi buah jika terdapat tanda gigitan oleh kelelawar atau hewan lainnya.
  7. Jauhi kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus melalui urin, air liur, darah, atau sekresi pernapasan.
  8. Gunakan sarung tangan dan pelindung lainnya saat merawat hewan yang sakit.
  9. Hindari kontak langsung dengan urin atau darah dari orang yang terinfeksi Virus Nipah atau tenaga kesehatan yang merawat mereka.
  10. Selalu membawa hand sanitizer kemanapun Anda pergi.
  11. Perbanyak berdoa dan ibadah.

Langkah-langkah di atas merupakan upaya penting untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Nipah. Kebersihan dan kewaspadaan adalah kunci untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan masyarakat.

Berita Terkait

Menkominfo Ungkap Asal Muasal Judi Online Ada di Indonesia Hingga Marak Seperti Sekarang
Eks Casis Bintara AL Dikira Keluarga Sedang Tugas, Ternyata Diduga Dibunuh Setahun Lalu
Cianjur Masuk Daerah Jakarta di UU DKJ, Jadi Jabodetabekjur?
Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Hingga Tutupi Akses Tol
TNI Sebut Korban Penganiayaan adalah Anggota KKB
Mudik Gratis Polri 2024 Dibuka: Cara Daftar, Rute dan Syarat Cek Disini
Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia lewat Aplikasi Pintar BI
Mudik Gratis Pegadaian 2024: Cara Mendaftar, Syarat dan Rute Lengkap

Berita Terkait

Tuesday, 9 April 2024 - 07:55 WIB

Menkominfo Ungkap Asal Muasal Judi Online Ada di Indonesia Hingga Marak Seperti Sekarang

Saturday, 30 March 2024 - 08:10 WIB

Eks Casis Bintara AL Dikira Keluarga Sedang Tugas, Ternyata Diduga Dibunuh Setahun Lalu

Saturday, 30 March 2024 - 03:22 WIB

Cianjur Masuk Daerah Jakarta di UU DKJ, Jadi Jabodetabekjur?

Wednesday, 27 March 2024 - 03:23 WIB

Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Halim Hingga Tutupi Akses Tol

Sunday, 24 March 2024 - 13:15 WIB

TNI Sebut Korban Penganiayaan adalah Anggota KKB

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB