Kenapa Para Pemimpin Negara Arab Tak Membantu Palestina? Ini Alasannya

Thursday, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraFakta.com – Ketika Zionis memulai tindakan kekerasan terhadap masyarakat Palestina untuk mendirikan negara Israel pada tahun 1948, tragedi tersebut menciptakan gelombang kejutan di seluruh dunia Arab.

Negara-negara Arab yang tengah berjuang melawan penjajahan kolonial menyuarakan kecaman mereka, menjadikan perjuangan pembebasan Palestina sebagai agenda bersama. Namun, seiring dengan penguatan ekonomi rezim-rezim Arab, semakin berkuranglah minat para pemimpin mereka untuk terlibat dalam perjuangan demi Palestina.

Tingkat pengabaian terhadap masalah Palestina secara langsung terkait dengan ketergantungan politik rezim Arab pada Amerika Serikat (AS), yang menjadi pendukung utama Israel dan proyek kolonial mereka. Saat ini, situasi Palestina menjadi sorotan dalam politik Arab, di tengah normalisasi hubungan beberapa negara Timur Tengah dengan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih mengutuk Israel, pemimpin Arab cenderung menyalahkan perpecahan politik Palestina antara Fatah dan Hamas atas penderitaan yang menimpa rakyatnya. Bahkan, sejumlah negara, seperti Arab Saudi, Yordania, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, Maroko, Mauritania, dan Djibouti menolak untuk memberlakukan embargo minyak ke Israel.

Pada tahun 1977, Presiden Mesir Anwar Sadat, beberapa bulan sebelum mengunjungi Israel, mengungkapkan bahwa AS memiliki “99 persen kendali” di Timur Tengah. Kunjungannya ke Israel bertujuan membuka jalan bagi perjanjian damai antara Mesir dan Israel, dengan AS sebagai penengah.

Runtuhnya Uni Soviet 14 tahun kemudian semakin memperkuat ketergantungan Arab pada AS, memberikan AS kendali penuh dalam upaya perdamaian di kawasan tersebut.

Dengan begitu, pemimpin Arab kehilangan ruang untuk berkontribusi secara positif terhadap keputusan yang melibatkan Palestina. Prioritas negara-negara Arab lebih cenderung terfokus pada hubungan baik dengan AS, dengan Palestina hanya menjadi poin sekunder.

Normalisasi antara beberapa negara Arab dan Israel di bawah pimpinan Donald Trump hanya menguatkan keyakinan bahwa perjuangan Palestina semakin terabaikan.

Kesepakatan Abraham, meskipun dijanjikan “keuntungan,” tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat Palestina atau aspirasi nasional mereka. Normalisasi hubungan Arab dengan Israel justru memperkuat posisi Israel dalam menindas Palestina dan membuka jalan bagi aneksasi de facto atas Tepi Barat yang telah diduduki.

Sikap agresif Israel terhadap rakyat Palestina, yang semakin meningkat, mencerminkan keyakinan mereka bahwa mereka dapat melakukan kejahatan perang dan melanggar hak asasi manusia tanpa sanksi yang signifikan.

Respons terbesar dari pemerintah negara-negara Arab hanyalah kecaman dan protes, tanpa tindakan konkret yang dapat memberikan perlindungan kepada rakyat Palestina.

Sumber Berita : Al Jazeera

Berita Terkait

Korea Utara Larang Warga Pelihara Anjing, Kecuali untuk Dikonsumsi
Biodata Profil Maria Zhang Pemeran Suki di Avatar: The Last Airbender
Hamas Mengutuk Zionis Israel Tewaskan 9 Warga saat Kumpulkan Bantuan Kemanusiaan
Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona Usai Dinyatakan Bersalah
Aaron Bushnell Tentara Amerika Bakar Diri di Depan Kedubes Israel sambil Teriak Bebaskan Palestina!
Banyak Pemuda Kecanduan, Inggris Perketat Batasan Usia Bermain Game Slot Online
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Vladimir Putin, Ini Pesannya
Israel Kembali Luncurkan Serangan ke Rumah Sakit di Gaza

Berita Terkait

Tuesday, 19 March 2024 - 03:01 WIB

Korea Utara Larang Warga Pelihara Anjing, Kecuali untuk Dikonsumsi

Monday, 4 March 2024 - 06:30 WIB

Biodata Profil Maria Zhang Pemeran Suki di Avatar: The Last Airbender

Monday, 4 March 2024 - 06:26 WIB

Hamas Mengutuk Zionis Israel Tewaskan 9 Warga saat Kumpulkan Bantuan Kemanusiaan

Friday, 1 March 2024 - 07:40 WIB

Dani Alves Dihapus dari Daftar Legenda Barcelona Usai Dinyatakan Bersalah

Tuesday, 27 February 2024 - 09:05 WIB

Aaron Bushnell Tentara Amerika Bakar Diri di Depan Kedubes Israel sambil Teriak Bebaskan Palestina!

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB