SuaraFakta.com – Sebuah insiden kecelakaan berturut-turut terjadi di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur, pada pagi hari ini, Rabu (27/3). Lima kendaraan terlibat dalam kejadian tersebut, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang signifikan. Melalui akun Twitter resminya, PT Jasa Marga mengabarkan kejadian tersebut pada pukul 08.55 WIB.
Petugas dari layanan call center Jasa Marga mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini terjadi di gardu 2, 3, dan 4 secara terpisah.
“Dalam kejadian ini, terjadi tabrakan antar kendaraan, melibatkan lima unit mobil,” ungkap seorang petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyebab pasti kecelakaan masih belum dapat dipastikan hingga saat ini. Menurut laporan dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun empat orang dilaporkan mengalami sesak dada dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
PT Jasa Marga telah menerapkan sistem contraflow dari arah Gerbang Tol Halim di jalur kanan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Mereka juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar daerah Senayan KM 08+100 dan setelah GT Halim 3 KM 01+300.
Informasi mengenai kecelakaan ini juga tersebar melalui akun media sosial @RadioElshinta. Dalam video yang diposting, terlihat beberapa kendaraan terbalik akibat kecelakaan tersebut.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas terhenti hingga mencapai sekitar Jatiwaringin KM 3 dari Gerbang Tol Halim Utama.
Petugas kepolisian dan Jasa Marga telah tiba di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama serta mengatur lalu lintas. Namun, upaya mereka masih terbatas dalam menangani dampak dari kecelakaan ini.
Saksi mata melaporkan bahwa beberapa kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah. Beberapa di antaranya bahkan terbalik dan menghalangi akses pintu tol, menyulitkan proses penanganan dan penyelesaian kejadian.
“Ini adalah kecelakaan berturut-turut di Gerbang Tol Halim Utama dari arah Bekasi menuju tol Dalam Kota,” demikian keterangan yang tersebar di media sosial.
Dengan belum adanya kejelasan mengenai penyebab pasti kecelakaan ini, diharapkan pihak terkait dapat segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini.