suarafakta.com – Scratch adalah bahasa pemrograman visual yang dirancang oleh MIT Media Lab untuk membantu memudahkan proses belajar pemrograman bagi individu dari segala usia. Ini digunakan secara luas di sekolah dan komunitas pemrograman di seluruh dunia untuk membuat interaktif, proyek-proyek pendidikan dan hiburan.
Apa Itu Area Script pada Scratch?
Area script adalah bagian utama dari antarmuka Scratch. Ini adalah ruang kerja utama tempat kita bisa merancang dan membangun skrip kita. Di sinilah kita menyeret dan menjatuhkan blok perintah dari area blok ke area script untuk membangun alur kerja.
Menggunakan Area Script pada Scratch
Untuk menggunakan area script, kita perlu memahami beberapa komponen dasar. Pertama, ada sprites, yang adalah objek-objek yang kita program dalam Scratch. Sprite dapat berupa karakter, latar belakang, atau objek lain dalam proyek kita. Setiap sprite memiliki area script sendiri, di mana kita dapat memprogramnya untuk berinteraksi dengan sprite lain atau merespons input pengguna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, kita memiliki blok, yang merupakan perintah-perintah individual yang kita gunakan untuk memberi tahu sprite apa yang harus dilakukan. Ada berbagai jenis blok yang kita dapat gunakan, seperti blok gerakan, blok penampilan, blok suara, blok peristiwa, dan lainnya. Kita dapat menyeret dan menjatuhkan blok ini ke dalam area script untuk membuat skrip.
Setelah kita telah menyeret dan menjatuhkan blok ke dalam area script, kita dapat menghubungkan blok bersama-sama untuk membuat skrip. Blok dapat disusun dalam urutan tertentu untuk menentukan alur kerja sprite. Misalnya, kita mungkin memiliki blok yang menginstruksikan sprite untuk bergerak ke kanan, diikuti oleh blok yang menginstruksikan sprite untuk melompat. Ketika kita menjalankan skrip, sprite akan melakukan aksi tersebut dalam urutan yang kita tentukan.
Contoh Penggunaan Area Script
Misalnya, kita ingin membuat permainan sederhana di mana sprite kita harus melompat setiap kali pengguna menekan tombol spasi. Kita dapat menggunakan area script untuk membangun skrip ini. Pertama, kita akan memilih sprite dan menyeret blok “when space key pressed” ke area script. Kemudian, kita akan menyeret blok “change y by 10” dan menghubungkannya dengan blok “when space key pressed”. Dengan skrip ini, setiap kali pengguna menekan tombol spasi, sprite akan melompat.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News