SuaraFakta.com – Bek timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani, mengungkapkan keyakinannya yang tetap utuh menjelang pertandingan 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia, meskipun penampilannya di fase grup mendapat kritik.
Rizky Ridho turut serta dalam semua pertandingan Timnas Indonesia di Grup D melawan Irak, Vietnam, dan Jepang. Namun, dalam perjalanannya, ia beberapa kali melakukan kesalahan.
Pada pertandingan melawan Irak, kelemahan fisik Rizky Ridho terungkap ketika Singa Mesopotamia berhasil mencetak gol ketiga melalui Aymen Hussein. Pada momen itu, Ridho kalah dalam duel udara dengan Aymen Hussein, bahkan sampai tersungkur dan kehilangan keseimbangan, memungkinkan striker Irak itu untuk melepaskan tembakan keras di depan gawang Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan Ridho juga menjadi sorotan ketika menghadapi Jepang. Bek Persija Jakarta tersebut kerap terlihat kurang tenang, dan umpan jauhnya sering tidak mencapai sasaran.
Meskipun mendapat sorotan atas penampilannya di fase grup, Rizky Ridho menyatakan kepercayaan dirinya yang tetap kuat menghadapi laga 16 besar Piala Asia 2023.
“Saya akan fokus dan mempersiapkan mental, karena menurut saya, saat melawan Jepang, penampilan saya masih kurang baik. Jadi, saya akan melakukan evaluasi. Saya ingin tampil yang terbaik dan berharap dapat meraih kemenangan,” kata Ridho seperti yang dikutip dari Antara pada Sabtu (27/1/2024).
Ridho menjelaskan bahwa hingga saat ini belum mendapat evaluasi langsung dari pelatih Shin Tae-yong, mengingat setelah pertandingan, para pemain langsung menjalani tes doping.
Meski mengalami kritik atas penampilannya di fase grup, Rizky Ridho menegaskan bahwa kepercayaan dirinya tidak goyah menjelang laga babak 16 besar Piala Asia 2023.
“Tentu, kepercayaan diri harus ada, kita harus percaya diri menghadapi siapapun. Dari segi antisipasi, kami menunggu arahan dari pelatih. Kami pasti akan memberikan yang terbaik dan bersyukur bisa melangkah ke 16 besar,” papar Ridho.
Ridho menekankan pentingnya memiliki kepercayaan diri dan kesiapan mental dalam menghadapi pertandingan krusial melawan Australia.
Pertandingan melawan Australia di babak 16 besar menjadi ujian berat bagi timnas Indonesia, terutama mengingat keunggulan postur tubuh lawan.
“Mungkin postur mereka lebih tinggi dari kami. Keunggulan mereka terletak pada aliran bola cepat dan postur tubuh yang besar. Itu yang kami antisipasi,” ujarnya.
“Tekanan tetap sama, persiapan harus lebih baik lagi untuk setiap pertandingan. Para pemain terlihat lebih rileks setelah satu hari libur,” tambah Ridho.