Demi Slot Online Pelaku Ini Tega Jual Barang Milik Orang Tua

Tuesday, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraFakta.com – Situasi perjudian online (judol) di Banten semakin menjadi keprihatinan dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam praktik perjudian tersebut.

Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Pandeglang, Banten, telah memberikan peringatan keras kepada masyarakat untuk segera meninggalkan kebiasaan berjudi online. Mereka menekankan bahwa selain menimbulkan kerugian finansial, praktik judi ini juga berdampak negatif pada kesehatan mental dan kejiwaan korban.

Tidak hanya itu, Diskomsantik Pandeglang juga menyoroti masalah pinjaman online (pinjol), yang dianggap memiliki risiko serupa dengan judol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pinjaman online juga cukup berbahaya, terutama bagi moralitas, karena korban umumnya adalah anak-anak remaja yang kurang produktif,” ujar Kepala Diskomsantik Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar, pada Jumat (10/11/2023).

Nandar menambahkan bahwa para korban judi online sering kali terjebak oleh rayuan para bandar dan admin judol yang menjanjikan keuntungan besar.

“Mereka tertarik dengan janji-janji kosong, padahal judi tidak pernah menghasilkan keuntungan,” ungkap Nandar seperti dilansir dari Radar Banten.

Ironisnya, banyak pelaku judi online yang rela menghabiskan uang hasil dari orangtua mereka sendiri.

“Mereka bahkan menggunakan uang yang seharusnya untuk kebutuhan hidup dari orangtua mereka,” jelasnya.

Menyikapi fenomena ini, Diskomsantik Pandeglang telah membentuk tim khusus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online.

“Kami telah melakukan sosialisasi di beberapa desa, menyampaikan bahwa ini sudah menjadi masalah serius. Bahkan ada yang menjual harta milik orangtua mereka untuk berjudi online. Perjudian online ini sama berbahayanya dengan merokok,” tandasnya.

Pemerintah pusat juga turut beraksi dalam memberantas konten-konten judi online. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah berhasil memblokir lebih dari satu juta situs judi dari internet.

Bahkan, yang mencengangkan, sebagian besar konten judi ini dipromosikan melalui situs resmi pemerintah baik pusat maupun daerah. banyakan situs itu memasang akses bagi pengguna agar bergabung pada permainan yang lazim disebut slot gacor itu. Sejak November 2023, Kominfo telah berhasil menonaktifkan ratusan ribu konten serupa dari ranah digital.

Untuk mempercepat aksi pemberantasan, Kominfo menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan teknologi seperti Meta dan Google, serta provider internet dalam negeri.

Berita Terkait

Hati-hati !! Situs Pemerintah dan Situs Pendidikan jadi Sasaran Iklan Judi Slot Gacor.
Remaja 16 Tahun Nekat Bobol Rumah Demi Slot Online
Polisi Berhasil Ringkus Pengepul Judi Togel Online
Tampang Eko, Seorang Guru SMA yang Perkosa Muridnya Hingga Hamil 7 Bulan
Langkah Penting Orangtua dalam Melindungi Anak dari Bahaya Judi Online
Ini Beberapa Dampak Negatif Pada Anak yang Bermain Judi Online
Tanggapi Laporan Masyarakat, 5 Pemain Slot Online Ditangkap Polisi
Mengungkap Siapa Dalang di Balik Bocornya Data KPU?

Berita Terkait

Saturday, 18 May 2024 - 17:36 WIB

Hati-hati !! Situs Pemerintah dan Situs Pendidikan jadi Sasaran Iklan Judi Slot Gacor.

Monday, 26 February 2024 - 05:59 WIB

Remaja 16 Tahun Nekat Bobol Rumah Demi Slot Online

Saturday, 24 February 2024 - 09:05 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Pengepul Judi Togel Online

Wednesday, 3 January 2024 - 11:48 WIB

Tampang Eko, Seorang Guru SMA yang Perkosa Muridnya Hingga Hamil 7 Bulan

Wednesday, 13 December 2023 - 06:56 WIB

Langkah Penting Orangtua dalam Melindungi Anak dari Bahaya Judi Online

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB