suarafakta.com – Polres Aceh Besar berhasil menangkap seorang pria yang terlibat dalam kegiatan judi online pada Senin (10/7/2023). Pria tersebut adalah AN (25) yang merupakan penduduk Desa Seuot Tunong, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
Penangkapan AN dilakukan setelah bukti yang cukup menunjukkan keterlibatannya dalam praktik judi online jenis Chips Higgs Domino. Ia tertangkap di sebuah kios di wilayah tersebut. Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, melalui Kasat Reskrim Iptu Subihan Afuan Ardhi menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat setelah adanya keluhan dari masyarakat saat kegiatan Jumat Curhat.
AN ternyata bukan hanya seorang pemain, tetapi juga menjual dan mengumpulkan chips dari permainan tersebut. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita 3 unit ponsel sebagai barang bukti. “Selain itu, kami juga menyita Chip sebanyak 27B, 8B sudah terjual, 2B masih utang, dan ada uang tunai sebesar Rp 148 ribu,” ungkap Subihan seperti yang dilansir dari Prohaba.co pada Selasa (11/7/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Subihan juga mengungkapkan bahwa pelaku membeli chips dari teman-temannya dengan harga sekitar Rp 60 ribu per 1B, kemudian menjualnya kembali dengan harga Rp 70 ribu per 1B. Berdasarkan laporan, AN telah menjual 8B chips dengan total pendapatan sebesar Rp 580.000. Namun, masih terdapat 2B yang belum dibayarkan dan masih menjadi utang, sedangkan 17B belum terjual.
Subihan juga menjelaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 18 Juncto 19 Juncto Qanun Aceh.
Kasus judi online semakin meningkat di berbagai daerah. Bahkan, beberapa pelaku bahkan melakukan tindakan nekat demi mendapatkan modal untuk bermain judi online. Hal ini telah menarik perhatian aparat di berbagai wilayah untuk membatasi penyebaran judi online agar tidak semakin meluas.
Fenomena ini dapat dimengerti mengingat berbagai jenis judi online yang telah menyebar di kalangan masyarakat, seperti slot gacor, slot online atau baccarat online. Selain itu, ada juga beberapa orang yang tertangkap menjadi bandar togel meskipun operasinya tetap dilakukan secara online.
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerjasama dari semua pihak untuk mempercepat upaya pemberantasan praktik judi online yang berpotensi merusak berbagai kalangan.