Baca Yuk! Doa saat Wukuf di Arafah untuk Sempurnakan Haji

Friday, 16 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suarafakta.com – Berada di Padang Arafah untuk menjalankan wukuf adalah sebuah tugas suci yang wajib diemban oleh setiap jamaah haji dari setiap penjuru dunia.

Lokasi bersejarah ini mendorong setiap pelayan Tuhan yang menunaikan panggilan-Nya untuk merengkuh kesempatan berdoa, mengingat besar peluangnya doa tersebut akan diberikan jawaban oleh-Nya.

Lantas, apa saja jenis doa yang bisa dipersembahkan saat berwukuf di Arafah? Baca artikel berikut ini hingga selesai untuk memperoleh informasinya. Lanjutkan membaca!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengenalan Konsep Wukuf Wukuf, yang dalam Bahasa Arab berarti berhenti, menurut terminologi, merupakan sebuah elemen ritual haji. Dalam ritual ini, setiap jamaah diharapkan untuk menghentikan segala bentuk aktivitas dan memilih untuk berdiam diri di Padang Arafah.

Meski hanya berada di tempat tersebut dalam jangka waktu satu menit, pelaksanaan wukuf tetaplah menjadi sebuah kewajiban. Para ulama mengartikan tindakan ini sebagai salah satu pilar haji yang harus dipatuhi.

Pelaksanaan wukuf biasanya berlangsung pada tanggal 9 Zulhijah (hari Arafah), tepat sehari sebelum perayaan Idul Adha. Di momen inilah, setiap jamaah haji dianjurkan untuk berkomunikasi melalui doa kepada Allah, berharap bahwa doanya akan mendapatkan respons positif.

Doa Wukuf di Padang Arafah

Menurut sebuah cerita yang dituturkan oleh Abdurrahman bin Ya’mur, Nabi Muhammad saw pernah berkata, “Haji adalah (wukuf di) Arafah. Barang siapa yang datang (di Arafah) pada hari Nahar malam sebelum fajar terbit, dia terhitung melakukan wukuf.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ahmad).

Berikut adalah beberapa contoh doa wukuf di Arafah yang bisa diajukan oleh setiap jamaah haji:

1. Doa memohon perlindungan

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِى نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ اللَّهُمْ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَا بِى وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِى اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الأَمْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيْحُ

Allahumma lakal hamdu kalladzii naquulu wa khairan mimmaa naquulu, Allahumma laka shalaati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati wa ilaika maabii wa laka rabbi turaatsi, Allahumma inni a’uudzubika min ‘adzaabil qabri wa waswasatish shadri wa syataatil amri, Allahumma inni a’uudzu bika min syarri maa taji-u bihir riihu.

Artinya: “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, sebagaimana yang kami ucapkan dan lebih baik dari apa yang kami ucapkan. Untuk-Mu segala salat, ibadah, hidup, dan matiku. Hanya kepada-Mu aku akan kembali dan hanya untuk-Mu, wahai Tuhanku, semua warisanku. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari siksa kubur, bisikan hati, dan pecahnya urusan. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari segala kejahatan yang dibawa oleh angin.” (HR Tirmidzi, dari Ali bin Abi Thalib).

2. Doa memohon ampunan

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْماً كَثِيرًا، وَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُالرَّحِيمُ

Allahumma innii dzhalamtu nafsii dzhulman katsiiran, wa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta, faghfirlii maghfiratan min ‘indika war hamnii innaka antal ghafuurur rahiima.

Artinya: “Ya Allah, aku telah menzalimi diriku sendiri dengan sangat banyak, dan tak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan berilah aku rahmat-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

3. Doa memohon kelancaran rezeki

اَللَّهُمَّ انْقُلْنِي مِنْ ذُلِّ المَعْصِيَةِ إِلَى عِزِّ الطَّاعَةِ، وَأَغْنِنِي بحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ، وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummanqulnii min dzullil ma’shiyati ilaa ‘izzith thaa’ati wa aghninii bihalaalika ‘an haraamika, wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatika wa bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya: “Ya Allah, pindahkanlah aku dari kehinaan maksiat ke keagungan ketaatan, dan cukupkanlah aku dengan halal-Mu dari haram-Mu, dan dengan ketaatan-Mu dari maksiat-Mu, dan dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

Itulah beberapa contoh doa yang bisa dibacakan saat berwukuf di Arafah, yang dapat membantu para jamaah haji untuk semakin menyempurnakan ibadah mereka.

Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News

Berita Terkait

Hukum Menelan Ludah saat Puasa Menurut Islam
Isra Miraj di Masjid Al-Munawwar: Kisah Inspiratif & Nasihat Spiritual
Pasanganmu Cogil? Baca Doa Ini agar Sabar Menghadapinya
Doa Agar Mendapatkan Istri Sholeha dan Setia, Ini Amalannya!
Doa untuk Mencerahkan Wajah dan Disukai Banyak Orang, Baca Sekarang!
Kitab Wasiatul Musthofa (PDF) Arab dan Terjemah Bahasa Indonesia Lengkap Terbaru
Biodata Profil Gus Iqdam ‘Dekengan Pusat’, Pendakwah Muda Jawa Timur
Inilah! Hari Baik untuk Potong Rambut dalam Agama Islam

Berita Terkait

Wednesday, 20 March 2024 - 09:16 WIB

Hukum Menelan Ludah saat Puasa Menurut Islam

Friday, 16 February 2024 - 06:49 WIB

Isra Miraj di Masjid Al-Munawwar: Kisah Inspiratif & Nasihat Spiritual

Friday, 5 January 2024 - 08:27 WIB

Pasanganmu Cogil? Baca Doa Ini agar Sabar Menghadapinya

Thursday, 4 January 2024 - 02:15 WIB

Doa Agar Mendapatkan Istri Sholeha dan Setia, Ini Amalannya!

Thursday, 4 January 2024 - 02:10 WIB

Doa untuk Mencerahkan Wajah dan Disukai Banyak Orang, Baca Sekarang!

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB