Akibat Slot, 2 Karyawan Minimarket Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Rp 48 Juta

Thursday, 20 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Dok: Pixabay)

Ilustrasi (Dok: Pixabay)

suarakfata.com – Dua karyawan minimarket telah ditangkap oleh Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Sugih, Polres Lampung Tengah, karena terlibat dalam kasus penggelapan uang perusahaan senilai lebih dari Rp48 juta.

Karyawan-karyawan tersebut adalah ES, berusia 30 tahun, tinggal di Kelurahan Yukum Jaya Kecamatan, Terbanggi Besar, yang menjabat sebagai Kepala Toko, dan WP, berusia 27 tahun, tinggal di Kampung Mataram Udik Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, yang merupakan asisten Kepala Toko Minimarket di Kelurahan SeputihJaya, Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Kapolsek Gunung Sugih, AKP Wawan Budiharto, kejadian ini terungkap ketika pihak perusahaan melakukan audit transaksi keuangan di minimarket pada Senin, 5 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat pengecekan transaksi, terdapat selisih kekurangan uang sebesar Rp48.197.830 dari hasil penjualan dan transaksi Top Up khas Minimarket. Pihak minimarket langsung mempertanyakan kedua karyawan tersebut terkait temuan tersebut.

Hasil interogasi oleh pihak keuangan memunculkan pengakuan dari ES bahwa ia telah menggunakan uang perusahaan sebesar Rp20 juta, sementara WP juga mengaku telah menggunakan uang minimarket sebesar Rp28 juta.

Alasan yang diungkapkan kedua karyawan tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bermain judi slot online.

Akibat perbuatan kedua pelaku ini, pihak minimarket mengalami kerugian lebih dari Rp48 juta dan segera melaporkan kasus ini ke Polsek Gunung Sugih. Tim Tekab 308 Presisi Polsek Gunung Sugih turun untuk melakukan penyelidikan dan mengambil keterangan dari beberapa pihak terkait.

Berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh, keduanya dianggap telah memenuhi unsur permulaan tindak pidana penggelapan dan akhirnya dijemput oleh petugas ke Polsek Gunung Sugih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini, kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Gunung Sugih guna pengembangan lebih lanjut.

Polisi menerapkan Pasal Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang memegang barang tersebut karena jabatannya sendiri, pekerjaannya, atau karena mendapat upah, sebagaimana diatur dalam Pasal 374 KUHPidana.

Berita Terkait

Hati-hati !! Situs Pemerintah dan Situs Pendidikan jadi Sasaran Iklan Judi Slot Gacor.
Remaja 16 Tahun Nekat Bobol Rumah Demi Slot Online
Polisi Berhasil Ringkus Pengepul Judi Togel Online
Tampang Eko, Seorang Guru SMA yang Perkosa Muridnya Hingga Hamil 7 Bulan
Langkah Penting Orangtua dalam Melindungi Anak dari Bahaya Judi Online
Ini Beberapa Dampak Negatif Pada Anak yang Bermain Judi Online
Tanggapi Laporan Masyarakat, 5 Pemain Slot Online Ditangkap Polisi
Mengungkap Siapa Dalang di Balik Bocornya Data KPU?

Berita Terkait

Saturday, 18 May 2024 - 17:36 WIB

Hati-hati !! Situs Pemerintah dan Situs Pendidikan jadi Sasaran Iklan Judi Slot Gacor.

Monday, 26 February 2024 - 05:59 WIB

Remaja 16 Tahun Nekat Bobol Rumah Demi Slot Online

Saturday, 24 February 2024 - 09:05 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Pengepul Judi Togel Online

Wednesday, 3 January 2024 - 11:48 WIB

Tampang Eko, Seorang Guru SMA yang Perkosa Muridnya Hingga Hamil 7 Bulan

Wednesday, 13 December 2023 - 06:56 WIB

Langkah Penting Orangtua dalam Melindungi Anak dari Bahaya Judi Online

Berita Terbaru

Anies dan Muhaimin. (Ist)

Politik

AMIN Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran

Tuesday, 23 Apr 2024 - 03:29 WIB