suarafakta.com – Taman Hiburan Carowinds di Charlotte, Carolina Utara, telah mengambil langkah tegas dengan menutup wahana roller coaster setelah terdeteksi adanya retakan pada jalur roller coaster, terutama pada pilar penyangga baja di lintasan.
Keberadaan retakan pada roller coaster yang bernama Fury 325 terungkap melalui foto yang diunggah oleh seorang pengunjung di media sosial. Pada hari Jumat (30/6), sebuah video memperlihatkan retakan yang memperlihatkan keadaan pilar penyangga yang benar-benar pecah.
Dalam sebuah pernyataan, pihak Carowinds menyatakan bahwa seluruh wahana selalu diperiksa setiap harinya. Namun, faktanya, setelah video tersebut menjadi viral, manajemen taman hiburan baru melakukan pemeriksaan dan menutup wahana roller coaster Fury 325.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pihak tim pemeliharaan taman sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh dan wahana akan tetap ditutup sampai proses perbaikan selesai,” ujar pihak taman melalui email pada hari Minggu (2/7), seperti yang dilansir oleh npr.org.
Seorang inspektur dari Biro Lift dan Peralatan Bermain Departemen Tenaga Kerja Carolina Utara dijadwalkan untuk menyelidiki taman hiburan ini pada hari Selasa (4/7).
Fury 325 merupakan roller coaster yang diberi nama tersebut karena memiliki ketinggian operasi maksimum sebesar 325 kaki. Fury 325 dikenal sebagai roller coaster raksasa tertinggi, tercepat, dan terpanjang di Amerika Utara. Kecepatan roller coaster ini dapat mencapai 95 mph atau sekitar 152,8 km/jam.
Sementara itu, pengunjung lainnya di Carowinds, Jeremy Wagner, melaporkan kejadian pilar penyangga yang lepas kepada petugas taman hiburan pada hari Jumat (30/6) melalui akun Facebook miliknya.
Wagner mengatakan kepada WBTV bahwa ketika sedang menunggu anak-anaknya, ia melihat kerusakan pada pilar penyangga jalur roller coaster. Dalam video yang ia rekam, terlihat roller coaster melaju dengan cepat melalui celah, yang menyebabkan bagian atas pilar bergeser.
“Saya melihat ke atas dan melihat cahaya masuk melalui pilar tersebut,” kata Wagner kepada stasiun berita lokal. Ketika kereta berikutnya melintasi jalur, ia mengakui melihat pilar bergerak.
Untungnya, tidak ada korban luka atau korban jiwa yang terjadi akibat kerusakan pada pilar penyangga jalur roller coaster ini. Namun, kejadian ini diperkirakan akan memicu inspeksi yang lebih banyak dan pemeriksaan keamanan yang lebih ketat di masa mendatang.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News