SuaraFakta.com – Sembilan warga Palestina meninggal dan beberapa lainnya luka-luka setelah pasukan Israel menyerang kerumunan yang sedang mengumpulkan bantuan kemanusiaan dari truk di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada Minggu (3/3/2024).
Kelompok Hamas mengutuk serangan itu dan menyebutnya sebagai bagian dari genosida. Hamas mengatakan bahwa Israel merancang program untuk menghentikan bantuan kemanusiaan, yang berpotensi menciptakan kelaparan akut di Gaza
Serangan ini merupakan yang kedua dalam lima hari terakhir terhadap pengungsi Palestina di Gaza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, pada Kamis (29/2/2024), 116 warga Palestina tewas dan 760 lainnya terluka ketika pasukan Israel menembaki kerumunan yang menunggu bantuan kemanusiaan di selatan Kota Gaza.
Total korban tewas akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok di Gaza mencapai setidaknya 30.410, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak, sementara 71.700 lainnya terluka.
Israel telah dituduh melakukan genosida di Gaza di Mahkamah Internasional. Pada Januari, pengadilan memerintahkan Israel untuk menghentikan tindakan genosida dan memastikan bantuan kemanusiaan mencapai warga sipil di Gaza. Namun, Israel tidak mematuhi putusan tersebut.