suarafakta.com – Bagaimana cara memperoleh penghasilan dengan mudah? Salah satu jalannya adalah melalui program monetisasi di Twitter yang menghadirkan peluang menguntungkan.
Melalui program ini, kreator di platform Twitter dari berbagai belahan dunia dapat menghasilkan pendapatan dari konten yang mereka bagikan.
Selain dari program monetisasi, pengguna Twitter juga bisa meraih pendapatan dari fitur berlangganan. Namun, sebelum memulai proses monetisasi di Twitter, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pedoman Monetisasi Konten Tentu saja, terdapat panduan yang harus diikuti ketika akan memonetisasi konten di Twitter. Ini termasuk aturan-aturan yang perlu diperhatikan:
- Tidak diperbolehkan untuk memonetisasi konten yang mengajak atau mendorong pembelian produk atau layanan yang ilegal atau memiliki batasan.
- Konten yang mengandung kekerasan atau bahasa kasar tidak dapat dijadikan sumber penghasilan.
- Konten yang bersifat menyesatkan, manipulatif, atau berpotensi berbahaya juga tidak diperkenankan untuk dimonetisasi.
- Konten yang telah dimonetisasi melalui Iklan Twitter tidak boleh dipromosikan lebih lanjut.
- Konten yang dihasilkan dari monetisasi tidak boleh berbeda jauh dari jenis konten sebelumnya yang belum dimonetisasi di Twitter.
Langkah-langkah Monetisasi di Twitter Proses monetisasi di Twitter dapat dilakukan dengan dua cara utama. Pertama, melalui program pembagian pendapatan dari iklan yang ditampilkan pada tanggapan suatu postingan.
Cara kedua adalah dengan mengaktifkan fitur berlangganan. Jika ada pengikut yang memilih untuk berlangganan, kreator dapat menghasilkan penghasilan dari konten yang dibagikan.
Berikut adalah langkah-langkah untuk memonetisasi melalui fitur pembagian pendapatan iklan:
- Klik pada ikon “Lainnya” yang terletak di bilah kiri akun Twitter Anda.
- Pilih opsi “Monetisasi” dan lalu klik “Pengaturan” yang ada dalam menu yang muncul.
- Jika Anda ingin secara otomatis memonetisasi semua video yang baru diunggah dengan Pre-roll Amplify, aktifkan opsi tersebut.
- Selanjutnya, pilih kategori konten yang paling relevan untuk konten Anda.
- Jika Anda ingin menghindari penayangan iklan tertentu di depan video Anda, Anda dapat mengecualikannya dengan memilih opsi “Kecualikan kategori pengiklan”. Namun, pastikan untuk tidak terlalu banyak mengaplikasikan pengecualian agar iklan tetap dapat cocok dengan konten Anda.
- Jika Anda tidak ingin video Anda dikaitkan dengan iklan dari pengiklan tertentu, Anda bisa memasukkan nama pengiklan tersebut secara manual pada bagian “Kecualikan pengiklan”.
- Jangan lupa untuk menyimpan pengaturan yang telah Anda pilih.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat dengan lebih efektif memonetisasi konten Anda di Twitter dan meraih potensi pendapatan dari platform tersebut.
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News