suarafakta.com – Ribuan orang turut serta membersihkan tumpukan sampah yang menutupi Pantai Sukaraja di Bandar Lampung pada Senin (7/10). Namun, pada hari ini, Selasa (11/7), pantai yang terkenal sebagai pantai terkotor kedua di Indonesia masih terlihat dipenuhi dengan sampah yang menumpuk.
Saat mengamati lokasi, terlihat jelas bahwa terdapat tumpukan sampah, terutama plastik, yang berjejer di sepanjang garis pantai Sukaraja.
Tidak seperti hari sebelumnya, pada pagi ini tidak ada kegiatan pembersihan seperti sebelumnya di pantai yang terkenal kotor itu. Beberapa nelayan Payang telah memulai aktivitas melaut mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Udin, seorang nelayan setempat, menyatakan bahwa upaya membersihkan sampah yang dilakukan kemarin sangat diapresiasi oleh masyarakat sekitar pantai. Namun, menurutnya, membersihkan sampah di pantai ini tidaklah cukup hanya dalam satu hari.
“Mengikuti kegiatan pembersihan kemarin, hari ini saya harus mencari ikan lagi. Masalah sampah di sini tidak dapat terselesaikan dalam sehari saja. Lihat saja, masih banyak sampah yang belum tertangani,” tutur Udin pada Selasa (11/7).
Udin memperkirakan bahwa dalam waktu satu bulan ke depan, tumpukan sampah di pantai ini akan kembali menumpuk.
“Kita tunggu saja dalam satu bulan ke depan, pasti akan ada banyak sampah lagi. Karena sampah-sampah ini berasal dari laut,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung, Budiman P Mega, mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 300 ton sampah yang menutupi Pantai Sukaraja.
“Ada sekitar 300 ton sampah yang ada di pantai ini dan kami berencana untuk memindahkannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagong,” ujar Budiman P Mega pada Senin (10/7).
Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berita fakta harian terkini silahkan ikuti kami di Google News